Wanita Ini Awalnya Tukang Cuci Piring di Restoran, Namun Siapa Sangka 2 Minggu Kemudian Dia telah Menjadi Supermodel Bertaraf Dunia. Wau!! 

Sharing is caring!

Nasib dan keberuntungan seseorang siapa yang tahu. Seperti kisah Remington Williams dari Denver, Colorado, Amerika Serikat.

Dua minggu lalu, remaja tersebut adalah seorang pelayan yang bertugas mencuci piring di restoran Chipotle di Texas, California.

Namun, kini, dia berlenggak-lenggok di atas catwalk dalam Calvin Klein Show di ajang New York Fashion Week hanya dalam waktu 12 hari.

Nasib Remington berawal ketika seorang pemandu bakat masuk ke restoran Chipotle dan melihat pelayan bertubuh kurus tersebut. Pemandu itu menawarinya sebuah kesempatan yang akan mengubah hidupnya.

Loading...

Pada hari berikutnya, Remington sudah berada di dalam pesawat yang menuju New York City. Ia pun menandatangani kerjasama sebagai seorang model di agency DNA Models.

Agency itu juga ‘menelurkan’ model terkenal seperti Linda Evangelista dan Natalia Vodianova. Kedatangan Remington di DNA Model bertepatan dengan acara Calvin Klein Show di ajang New York Fashion Week.

Sebuah ajang penghargaan yang berkesan bagi semua para model standar, namun lebih luar biasanya itu adalah kali pertama ia bekerja sebagai seorang model.

“Raf Simons secara pribadi mengajari aku bagaimana cara berjalan. Dia mampu saja meminta model lainnya, tetapi ia sangat mempercayaiku dan meluangkan waktu untuk membantuku jadi aku mampu melakukanya di show,” kata Remington Williams saat diwawancarai oleh majalah Vogue.

Raf Simons adalah perancang busana di Marc Jacobs. Keberuntungan Remington yang luar biasa tidak berhenti sampai di situ. Setelah Calvin Klein Show, ia saat terakhir ia diminta untuk bergaya pula bagi merek Marc Jacobs dan Sies Marjan

“Aku sedang berkunjung ke Met Museum, dan tiba-tiba menerima sebuah pesan bahawa aku harus ikut peragaan busana Marc Jacobs. Dan aku diminta untuk datang ke butiknya di Soho dalam waktu satu jam,” katanya lagi.

Loading...

Remington bergegas ke kota dan tiba tepat pada waktunya di acara show yang juga menampilkan model terkenal seperti Kaia Gerber (putri Cindy Crawford) dan Gigi Hadid.

Ketika ia tiba, Marc menyambutnya dan ia menjadi pusing dan bersemangat. Ia merasa menjadi bagian dari proses kreatif mulai dari awalnya.

Mampu jadi Remington menemukan sebuah panggilan atau karier barunya, tetapi hal itu tidak benar-benar menghilangkan hobi lama dan minatnya.

Sementara ia menyiapkan untuk ajang European Fashion Show, ia tetap meneruskan pendidikannya dalam bidang desain grafis, yang selama ini selalu menjadi minatnya.

Gambar asli dan lukisan yang dibuat oleh Remington mampu dilihat di situs Etsy dengan harga 5 dolar atau Rp65.000. Namun, karena follower-nya di media sosial semakin bertambah, kemungkinan harga lukisan itu akan naik. Remungton juga terus mencoba untuk mampu berjalan dengan memakai stiletto dengan sempurna. Untuk itu, ia memakai sepatu berhak lancip itu setiap kali ia keluar untuk berbelanja di supermarket atau toko kelontong di dekat rumahnya.

Pencapaian terbaru dari Remington disambut gembira teman-temannya yang memberikan ucapan selamat di Facebook:

“Tetaplah bersikap manis dan nikmati babak baru kehidupanmu yang luar biasa ini.”

Seorang teman lainnya menulis: “Inilah impianmu sejak kelas satu!”

Ada juga yang menuliskan: “Kamu luar biasa dan berhak mendapatkannya. Selamat bersenang-senang.”

Remington pun menjawab ucapan temannya: “Terima kasih banyak atas bantuanya dalam perjalananku. Kamu bersama orang lainnya berperan besar atas apa yang aku lakukan sejauh ini. Aku akan selalu mensyukurinya.”

Loading...

Sumber: Funssy

 

 

Ayahku Lari Dengan Perempuan Simpanannya Dihari Aku Lahir ke Dunia, Setelah Ibuku Meninggal, Dia Kembali Dan Minta Permintaan yang Melampau Ini!

 

Sebelum menikah dengan isteriku, aku tahu bahawa ia dibesarkan oleh ibunya. Untuk ayahnya, aku pernah bertanya sekali. Isteriku menjawab bahawa ia tidak tahu apa rasanya mempunyai ayah. Ia tidak pernah memanggil kata “ayah”, ia tidak tahu ayahnya seperti apa.

Orangtua saya sudah meninggal, sedangkan isteriku hanya mempunyai ibu, sehingga kami mengajaknya untuk tinggal bersama.

Tubuh ibu mertuaku tidak baik, ia telah makan obat bertahun-tahun. Di rumah, kami tidak akan membiarkannya melakukan apapun. Sebagian besar pekerjaan rumah tangga, kami berdua saling membantu. Jika badan ibu mertuaku lagi sehat, ia ingin membantu untuk melakukan sesuatu.

Setelah kelahiran anak laki-lakiku, kami mengajak bibi untuk datang membantu, dengan demikian ibu mertua juga ada teman.

Hari demi hari berlalu, 8 tahun kemudian, ibu mertuaku tiba-tiba sakit. Ia dirawat di hospital selama tiga bulan, dan pada akhirnya meninggal dunia.

Isteriku sangat sedih, ia minta izin bercuti kepada tempat kerja selama sebulan. Aku sendiri juga minta izin untuk menemaninya. Ketika sedang membereskan barang ibu mertuaku, kami menemukan satu buku tua. Isinya penuh dengan kata-kata dan agak berantakan.

Aku menemani isteriku membaca dari halaman pertama sampai halaman terakhir. Kami baru mengerti mengapa ibu mertuaku tidak pernah mau menyebutkan ayah isteriku.

Ternyata saat ibu mertuaku hamil, suaminya curang. Pada hari ibu mertuaku melahirkan isteriku, suaminya pindah ke rumah curangannya. Ibu mertuaku sama sekali tidak memiliki wang sesen pun. Suaminya tidak kembali walau sudah dicari kemanapun. Ibu mertuaku sangat sedih sampai mengalami pendarahan dan hampir meninggal. Pada akhirnya, kakak ibu mertuaku datang dan meminjamkan wang kepadanya.

Kerana tidak dapat menemukan suaminya, ibu mertua pun tinggal bersama ibunya. Namun, saudara iparnya bukanlah orang yang baik. Walaupun keluarga ibu mertuaku ingin mereka tinggal bersama, namun saudara iparnya merasa mereka terlalu berisik sehingga dipaksa pindah.

Dari situ, mereka hidup susah selama 10 tahunan. Setiap jalan yang dilalui meninggalkan darah dan air mata. Ibu mertua menulis di buku hariannya bahawa ia sering merasa tidak berdaya dan ingin membawa anaknya untuk membunuh diri. Namun, melihat ia hanyalah anak yang polos, apapun belum bernah ia lakukan, ia pun berusaha dan menyingkirkan pikirannya itu. Ibu mertua mulai bekerja apapun yang ia bisa. Makanya badannya pun perlahan-lahan menjadi tidak sehat.

Setelah selesai membaca buku tersebut, isteriku menangis parah, aku langsung memeluknya dan juga ikut menangis. Aku merasa tertekan dulu isteriku pernah hidup susah seperti ini.

3 bulan kemudian, aku melihat isteriku sedang berbicara dengan seseorang di bawah rumah. Melihat aku pulang, ia segera menarikku dan masuk ke dalam rumah. Matanya mulai berair sehingga aku tidak berani bertanya. Aku pun segera memasak.

Dua hari kemudian adalah hari sabtu, kami sedang beristirahat dirumah dan siap-siap mau membawa anak keluar jalan-jalan. Orang yang sama muncul lagi. Bedanya, lelaki tua itu menjadi lumpuh dan bertatih-tatih ke arah kami. Isteriku tidak meladeninya namun lelaki tua itu tidak menyerah dan terus menghadang kami.

Isteriku tidak tahan dan berkata, “Lebih baik jangan biarkan aku melihat kamu lagi, aku tidak peduli siapa kamu. Pokoknya, dari lahir aku tidak ada ayah, tidak sebelumnya, tidak sekarang, tidak masa depan.”

Loading...

Ternyata, lelaki tua ini adalah ayah isteriku. Ayahnya pernah datang sebelum ibu mertuaku meninggal, hanya saja kami tidak tahu. Selama ini, ia tidak punya anak lagi. Semakin tua, kakinya semakin lemah. Dua anak dari curangannya bukan punyanya. Sehingga, mau tidak mau ia harus kembali mencari anak kandungnya, yaitu isteriku.

Isteriku marah dan menangis sambil mengutuknya. Akhirnya, ayahnya menyerah dan berjalan pincang menuju ke jalan besar. Isteriku menatapku dan bertanya, “Aku harus bagaimana? Aku tahu dia ayah kandungku. Namun, ibu juga pernah beritahu aku untuk tidak memperdulikan dia. Tapi sekarang keadaannya kasihan sekali. Walau aku benci dia, tapi aku juga tidak tega. Aku harus bagaimana?”

Aku menepuk punggung isteriku pelan-pelan dan membalas, “Apapun pilihanmu, aku akan selalu mendukung dan menemanimu.”

Pada akhirnya, kami menyewa rumah untuk ayahnya tinggal. Kami akan memberinya beras dan minyak, kadang-kadang kasih seratus ribu untuknya. Isteriku yang baik hati tidak tega melihat ayahnya seperti itu. Aku juga tidak berkomentar mengenai hal ini, asalkan isteriku bahagia, maka itu sudah lebih dari cukup.

Sumber: Happy

Di kemaskini dan Di olah Oleh : Kisah Benar Media Network

Sharing is caring!

Loading...