Misteri Antara Percaya atau Tidak! Kisah Tebo, Anak Hasil Hubungan Manusia dengan Genderuwo, Seekor Jin Jelmaan yang Masih Menjadi Misteri Bagi Rakyat Indonesia! Fuhh Serem Tengok Mukanya!

Sharing is caring!

Secara logis, manusia hanya akan mampu memiliki anak jika berhubungan dengan sesama manusia. Cerita mengenai manusia yang mampu memiliki anak dengan makhluk lain hanya pernah kita dengar di dongeng atau cerita fiksi pop semacam Twilight. Di kehidupan nyata, kita nyaris tidak pernah menemui manusia yang beribu atau berbapak makhluk gaib.

Tapi, ada satu kisah dari Jember tentang anak yang bapaknya konon adalah gendruwo. Anak tersebut bernama Imam Sayuti dan dia adalah sosok yang nyata. Hanya saja kisah kelahirannya sangat menarik sehingga banyak yang menyangsikan. Simak cerita berikut dan nilai sendiri apakah kisah ini benar adanya atau hanya karangan.

Bapaknya Adalah Gendruwo yang Menyamar

Pernah pening kerana berpikir pasangan kita punya gelagat yang aneh sampai-sampai kita mikir apakah dia manusia atau bukan? Keanehan sempat terjadi pada rumah tangga Fai dan Nasikah. Pada tahun 1970an, saat mereka baru saja menikah dan belum sempat berhubungan intim, Fai harus meninggalkan isterinya sendirian di rumah kerana suatu pekerjaan. Fai berpamitan pergi ke luar kota dalam jangka waktu lama. Namun hanya tiga hari setelah kepergiannya, Nasikah mendapati Fai pulang ke rumah mereka.

Loading...

Meski Nasikah sempat heran, tapi ia tak menaruh curiga ataupun bertanya lebih lanjut. Kedua orang itu hidup layaknya suami isteri sewajarnya dan Nasikah pun hamil. Tujuh bulan di kehamilannya, Fai berpamitan lagi untuk keluar kota. Selang beberapa hari suaminya kembali lagi ke rumah dan terkejut mendapati Nasikah tengah hamil tua.

Rupanya, Fai yang selama ini tinggal bersama Nasikah adalah gendruwo yang menyamar. Penyamarannya cukup lihai kerana suara, tindak tanduk, dan postur tubuhnya 100% menyerupai Fai. Tidak ada alasan bagi Nasikah untuk mencurigai.

Diasuh Selayaknya Anak Normal

Mengetahui isterinya hamil, tentu Fai marah luar biasa. Ia menuduh Nasikah curang. Untungnya beberapa orang berhasil meyakinkan bahwa Nasikah tidak bercurang. Ia hanya bersetubuh dengan seseorang yang ia yakini adalah suaminya sendiri. Ia tidak pernah berniat untuk mengkhianati Fai.

Setelah kemarahannya reda, Fai akhirnya mau menerima bayi yang dikandung Nasikah sebagai anaknya. Rupanya kisah keluarga mereka tidak berakhir di situ. Anak yang keluar dari rahim Nasikah bukanlah anak manusia biasa. Ia memiliki perawakan yang mirip dengan makhluk asing. Tubuhnya penuh rambut dan bintik-bintik merah.

Anak ini kemudian diberi nama Imam Sayuti. Namun setelah mendapat isyarat dari langit, mereka memanggil anak tersebut Tebo.

Loading...

Kehidupannya Berbeda dengan Manusia Biasa


Sejak dibesarkan oleh manusia, maka tindak-tanduk anak ini pun layaknya orang biasa. Tapi kenyataannya Tebo tidak mampu beradaptasi. Sebagian dari dirinya sangat berbeda dengan kaum anak adam. Ia makan lima kali lebih banyak dari porsi orang kebanyakan. Ia hanya tidur dua jam sehari, kencing dua kali sehari, dan buang air besar dua kali sebulan.

Tebo juga memiliki kesulitan dalam berkomunikasi. Ia hanya mampu memahami bahasa Jawa. Itu pun tidak paham benar.

Tenar Karena Pameran

Nama Tebo awalnya tidak begitu dikenal masyarakat selain penduduk desa sekitar. Ketenarannya berawal di tahun 1990an saat seorang manajer Wahana Misteri mendengar tentang manusia setengah gendruwo. Ia pun mencari tahu tentang makhluk ini dan bertemu dengan Tebo.

Tebo kemudian diundang sebagai salah satu makhluk yang dipamerkan di wahana misteri. Masyarakat yang mendengar tentangnya pun berbondong-bondong datang untuk melihat secara langsung. Mereka takjub melihat adanya manusia keturunan makhluk gaib. Ini semakin memperkuat kepercayaan mereka akan adanya makhluk lain yang selama ini diragukan kebenarannya.

Selain Tebo, masih ada beberapa kisah anak manusia dan gendruwo lainnya yang meninggalkan tanda tanya. Belum ada hasil penelitian yang membuktikan kisah ini dan apakah Tebo memang memiliki DNA yang berbeda dari manusia biasa ataukah apa yang ia alami adalah sebuah kelainan. Kamu boleh percaya atau tidak. Tapi perlu kita sadari bahwa di dunia ini banyak misteri yang tidak mampu dinalar dengan logika.

Sumber: Bombastis

 

 

 

Model Berusia 14 Tahun Ini Meninggal Dunia Kepenatan Selepas Melakukan Fashion Show Selama 12 Jam Tanpa Henti, Namun Kalimat Terakhir yang Dikatakan kepada Ibunya Membuatkan Netizen Marah!

 

Model berusia 14 tahun dari Rusia meninggal dunia usai menderita kepenatan menjalani dunia peragaan busana selama tiga bulan di Beijing. Vlada Dzyuba ambruk, kemudian koma, usai melakukan peragaan busana selama 12 jam berturut-turut di Shanghai.

Sayangnya, ambruknya Vlada ternyata tak membangunkannya lagi, dia meninggal dua hari kemudian. Pihak hospital mengatakan Vlada menderita meningitis kronis.

Loading...

Dzyuba tengah menjalani kontrak slave labor atau pekerja budak remaja, dan terlalu takut melakukan perawatan medis. Padahal, dalam perjanjian kontraknya, dia hanya diizinkan bekerja tiga jam dalam seminggu kerana penyakitnya itu.

Lebih parahnya lagi, dia hanya dibayar sebesar 6.30 pound untuk penampilannya di catwalk setelah dipotong biaya penerbangan, hotel, dan makanannya, serta asuransi.

Sejumlah model Rusia memang direktrut oleh agensi model China. Meninggalnya Vlada menggemparkan Rusia yang menduga adanya eksploitasi model di China. Pihak pemerintah Rusia juga meminta penjelasan atas kematian Vlada yang memilih bekerja di negeri tirai bambu itu.

Ibu Vlada, Oksana, mengatakan anaknya menangis di telepon dan mengatakan ingin pulang ke rumah. Vlada diketahui merasakan demam tinggi sebelum berlenggak lenggok di atas catwalk.

“Dia meneleponku, mama aku sangat lelah, aku ingin sekali tidur.” begitu kata Vlada kepada sang ibu di telepon. “Saya tak bisa tidur dan terus memanggilnya, memintanya untuk pergi ke hospital”. Tidak ada yang menduga bahwa telepon terakhir dari anaknya jadi kata-kata perpisahan selamanya.

Oksana mengaku sedang berusaha mengurus visa untuk menemani putrinya, yang ternyata dinyatakan sudah meninggal dunia. Dalam aturan, seharusnya Vlada hanya boleh bekerja selama tiga jam dalam satu minggu.

Kepala agensi model Perm, Elvira Zaitseva mengatakan, “Tak ada yang menginginkan situasi seperti ini. Kita menuai apa yang kita tabur”. Dia mengakui tak memeriksa kontrak Vlada sebelumnya. Dia juga mengaku tidak memeriksa kontrak Vlada dan apakah dia memiliki asuransi kesehatan yang tepat.

Miris sekali ya sob, tidak hanya di Beijing, banyak sekali agensi yang tidak layak di belahan dunia lain. Selalu hati-hati dan pertahankan hakmu yah! Jangan lupa untuk SHARE dan LIKE artikel ini!

Sumber: Bomb

Di kemaskini dan Di olah Oleh : Kisah Benar Media Network

Sharing is caring!

Loading...