Gadis Ini Ditemui Terombang-ambing Di Lautan Lepas. Semasa Ditolong, Dia Tidak Berbicara Apapun. 10 Tahun Kemudian, Ia Mengungkapkan Fakta Yang Sebenarnya!

Sharing is caring!

Gadis kecil itu ditemukan terombang ambing di lautan lepas yang gelap. Setelah diselamatkan, ia tidak pernah berbicara lagi! 10 tahun kemudian, dia mengungkapkan fakta yang membuat orang terlopong…

Gadis kecil itu berusia 11 tahun. Ia ditemukan hanyut di laut selama beberapa hari. Ia tidak mengatakan apapun mengenai apa yang terjadi selama itu.

Jalan-jalan adalah salah satu cara terbaik untuk bersantai sejenak dari pekerjaan. Apalagi jalan-jalan bersama keluarga atau orang terdekat. Itu merupakan hal yang paling menyenangkan.

Berdasarkan laporan buzztube, seorang ahli kacamata kaya dari Amerika, Dr. Arthur Dupperrault membawa istri dan ketiga anaknya berlibur ke pantai Bahama selama 1 minggu. Semua orang sangat gembira. Dia menyewa sebuah kapal dan seorang nahkoda kapal, Julian Harvey (44). Namun, mereka tidak tahu bahaya apa yang sedang menanti mereka…

Loading...

Awalnya mengira liburan kali ini akan menjadi liburan yang menggembirakan. Namun, sesaat kapal dikemudikan, kerana ada masalah dengan nahkoda kapal, kecepatan kapal menjadi mimpi buruk! Hanya tersisa satu orang yang selamat.

Begini kejadiannya, pada hari keempat liburan, Harvey bersiap ingin membunuh istrinya, Mary (34) kerana menginginkan uang asuransi istrinya yang dia beli beberapa hari lalu. Dia awalnya ingin membunuh Mary dengan pertengkaran, namun ternyata ini menarik perhatian Dr. Arthur dan istrinya, Jean. dengan demikian, Harvey tidak punya pilihan lain selain membunuh Dr. Arthur yang tidak bersalah.

Nahkoda jahat, Julian Harvey

Harvey yang ketakutan tahu bahwa ia tidak boleh meninggalkan seorang saksi, jadi ia harus membunuh 3 anak yang tersisa, Brian (14), Terry (11), Rene (7). Dan Terry adalah yang selamat.

Sebenarnya, saat Harvey hendak membunuh anak terakhir yaitu Terry, ia juga berniat menenggelamkan kapalnya untuk menutupi TKP. Saat Harvey hendak menenggelamkan kapalnya, ia menaruh Terry di sebuah kapal kecil dan menyuruhnya untuk memegang tali agar saat kapal tenggelam, Harvey bisa melompat ke kapal kecil dan melarikan diri.

Namun, Harvey tidak tahu pemikiran anak 11 tahun ini sangat cerdas. Walaupun Terry tidak tahu bahwa keluarganya sudah meninggal semua, tapi ia tahu bahwa telah terjadi sesuatu yang buruk! Dan Terry merasa Harvey lah penyebabnya. Dan jika ia membiarkan Harvey naik ke kapal kecil ini, pasti ia juga akan mati. Jadi, ia memilih untuk melepaskan tali dan membiarkan kapal terombang-ambing sendiri ke lautan atlantik.

Loading...

Terry yang terombang-ambing diatas kapal kecil

Terry Jo mengambang di lautan selama 3 hari. Selama 3 hari ini, ia tidak makan dan minum. Dia berjuang melawan teriknya matahari di siang hari dan dinginnya angin di malam hari. Dia berkata pada dirinya sendiri: “aku tidak takut. Aku ini pemberani. Aku suka air dan punya iman yang kuat. Aku percaya Tuhan akan membantuku. Aku percaya akan ada orang yang menolongku.” dan akhirnya pada hari keempat, dia ditolong oleh orang Yunani.

Terry berkata bahwa saat itu ia enggan menceritakan kejadian ini sampai suatu hari setelah 10 tahun kemudian, dia akhirnya menenangkan hatinya untuk menceritakan pengalaman traumatik nya kepada temannya dan kemudian temannya membawa dia untuk berobat ke dokter untuk mengatasi rasa trauma pas masa kecilnya.

Setelah Terry dewasa, akhirnya ia berani menceritakan pengalamannya

Setelah mendapat perawatan, Terry memutuskan untuk berbagi pengalamannya dengan menulis buku berjudul 「anak yatim piatu di Samudra」. Di dalam bukunya dituliskan bahwa meskipun masa lalunya sangat buruk, ia akhirnya berjuang untuk mengatasinya. Semua itu kerana dia tidak pernah berhenti berharap.

Inilah Terry Jo sekarang

Sumber: hottimes

 

 

Wajah 2 anak Diana Danielle, Farid Kamil Dah macam artis Hollywood kami tengok

 

 

 

 

Model Berusia 14 Tahun Ini Meninggal Dunia Kepenatan Selepas Melakukan Fashion Show Selama 12 Jam Tanpa Henti, Namun Kalimat Terakhir yang Dikatakan kepada Ibunya Membuatkan Netizen Marah!

 

Model berusia 14 tahun dari Rusia meninggal dunia usai menderita kepenatan menjalani dunia peragaan busana selama tiga bulan di Beijing. Vlada Dzyuba ambruk, kemudian koma, usai melakukan peragaan busana selama 12 jam berturut-turut di Shanghai.

Sayangnya, ambruknya Vlada ternyata tak membangunkannya lagi, dia meninggal dua hari kemudian. Pihak hospital mengatakan Vlada menderita meningitis kronis.

Dzyuba tengah menjalani kontrak slave labor atau pekerja budak remaja, dan terlalu takut melakukan perawatan medis. Padahal, dalam perjanjian kontraknya, dia hanya diizinkan bekerja tiga jam dalam seminggu kerana penyakitnya itu.

Loading...

Lebih parahnya lagi, dia hanya dibayar sebesar 6.30 pound untuk penampilannya di catwalk setelah dipotong biaya penerbangan, hotel, dan makanannya, serta asuransi.

Sejumlah model Rusia memang direktrut oleh agensi model China. Meninggalnya Vlada menggemparkan Rusia yang menduga adanya eksploitasi model di China. Pihak pemerintah Rusia juga meminta penjelasan atas kematian Vlada yang memilih bekerja di negeri tirai bambu itu.

Ibu Vlada, Oksana, mengatakan anaknya menangis di telepon dan mengatakan ingin pulang ke rumah. Vlada diketahui merasakan demam tinggi sebelum berlenggak lenggok di atas catwalk.

“Dia meneleponku, mama aku sangat lelah, aku ingin sekali tidur.” begitu kata Vlada kepada sang ibu di telepon. “Saya tak bisa tidur dan terus memanggilnya, memintanya untuk pergi ke hospital”. Tidak ada yang menduga bahwa telepon terakhir dari anaknya jadi kata-kata perpisahan selamanya.

Oksana mengaku sedang berusaha mengurus visa untuk menemani putrinya, yang ternyata dinyatakan sudah meninggal dunia. Dalam aturan, seharusnya Vlada hanya boleh bekerja selama tiga jam dalam satu minggu.

Kepala agensi model Perm, Elvira Zaitseva mengatakan, “Tak ada yang menginginkan situasi seperti ini. Kita menuai apa yang kita tabur”. Dia mengakui tak memeriksa kontrak Vlada sebelumnya. Dia juga mengaku tidak memeriksa kontrak Vlada dan apakah dia memiliki asuransi kesehatan yang tepat.

Miris sekali ya sob, tidak hanya di Beijing, banyak sekali agensi yang tidak layak di belahan dunia lain. Selalu hati-hati dan pertahankan hakmu yah! Jangan lupa untuk SHARE dan LIKE artikel ini!

Sumber: Bomb

Di kemaskini dan Di olah Oleh : Kisah Benar Media Network

Sharing is caring!

Loading...